Downloader di dalam aplikasi
HookWise mengunduh video dari link memakai yt-dlp, downloader open-source yang dipasang HookWise saat setup awal. Videonya disimpan ke proyek dengan kualitas yang kamu pilih. Kalau sumbernya punya subtitle atau auto-caption, file itu ikut terunduh, jadi video YouTube bisa langsung punya transkrip tanpa menjalankan Whisper.
Unduhan berjalan sebagai job di latar belakang. Tempel beberapa link, satu per baris, dan HookWise mengunduhnya bergantian sementara kamu tetap bekerja. Kalau unduhan putus di tengah jalan, jalankan lagi dan unduhannya dilanjutkan dari titik terakhir. File Google Drive masuk ke antrean yang sama setelah kamu login dengan akun Google.
Memilih kualitas yang pas
Pilih Best atau 1080p kalau videonya mau di-crop ke 9:16. Crop hanya mengambil sebagian frame lebar, jadi makin banyak piksel sumber, makin tajam reel-nya. 720p lebih ringan diunduh dan cukup untuk mengecek cepat apakah satu episode punya momen bagus. Audio saja sudah cukup kalau yang kamu butuhkan hanya transkrip, misalnya untuk membaca isi podcast sebelum memutuskan bagian mana yang dipotong.
File lokal menutup kebutuhan yang tidak bisa lewat link: rekaman mentah kamera dalam format mp4, mov, mkv, webm, m4v atau avi, dan file audio. Seret satu file atau banyak sekaligus. File dengan format yang tidak didukung dilewati, dan HookWise memberi tahu berapa yang dilewati.
Batasan impor dari link
Impor dari link butuh koneksi internet dan hanya untuk konten publik. Satu link berisi satu video. Link playlist ditolak, jadi tempel link masing-masing videonya. Situs video cukup sering mengubah cara mereka menyajikan video, dan kalau unduhan gagal, ada tombol untuk memperbarui yt-dlp di Pengaturan.
Impor jalan di semua paket dan tidak butuh API key Gemini. Beberapa situs membatasi jumlah permintaan, dan HookWise menampilkan pesan saat itu terjadi, jadi tunggu sebentar lalu coba lagi. Impor hanya video yang kamu punya haknya, seperti unggahanmu sendiri atau footage klien yang sudah memberi izin.